Jumat, 26 November 2010

layanan kebidanan kolaborasi

Layanan Kolaborasi adalah layanan yang dilakukan oleh Bidan sebagai anggota timyang kegiatannya dilakukan secara bersamaan atau sebagai salah satu dari sebuah proses kegiatan pelayanan kesehatan.

Tugas kolaborasi/kerjasama
a) Menerapkan manajemen kebidanan pada setiap asuhan kebidanan sesuai fungsi kolaborasi dengan melibatkan klien dan keluarga
(1) Mengkaji masalah yang berkaitan dengan komplikasi dan keadaan kegawatdaruratan yang memerlukan tindakan kolaborasi
(2) Menentukan diagnosa, prognosa dan prioritas kegawatdaruratan yang memerlukan tindakan kolaborasi
(3) Merencanakan tindakan sesuai dengan prioritas kegawatdaruratan dan hasil kolaborasi serta kerjasama dengan klien
(4) Melaksanakan tindakan sesuai dengan rencana dan dengan melibatkan klien
(5) Mengevaluasi hasil tindakan yang telah diberikan
(6) Membuat rencana tindak lanjut bersama klien
(7) Membuat pencatatan dan pelaporan
b) Memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan risiko tinggi dan pertolongan pertama pada kegawatdaruratan yang memerlukan tindakan kolaborasi
(1) Mengkaji masalah yang berkaitan dengan komplikasi dan keadaan kegawatdaruratan yang memerlukan tindakan kolaborasi
(2) Menentukan diagnosa, prognosa dan prioritas sesuai dengan faktor risiko dan kegawatdaruratan yang memerlukan pertolongan pertama dan tindakan kolaborasi
(3) Menyususn rencana asuhan dan tindakan pertolongan pertama sesuai dengan prioritas
(4) Melaksanakan asuhan kebidanan pada kasus ibu hamil risiko tinggi dan memberikan pertolongan pertama sesuai dengan prioritas
(5) Mengevaluasi hasil asuhan kebidanan dan pertolongan pertama
(6) Membuat rencana tindak lanjut bersama klien
(7) Membuat pencatatan dan pelaporan
c) Memberikan asuhan kebidanan pada ibu dalam masa persalinan dengan risiko tinggi dan keadaan kegawatdaruratan yang memerlukan pertolongan pertama dengan tindakan kolaborasi dengan melibatkan klien dan keluarga
(1) Mengkaji kebutuhan asuhan kebidanan pada ibu dalam masa persalinan denan risiko tinggi dan keadaan kegawatdaruratan yang memerlukan pertolongan pertama dengan tindakan kolaborasi
(2) Menentukan diagnosa, prognosa dan prioritas sesuai dengan faktor risiko dan keadaan kegawatdaruratan
(3) Menyususn rencana asuhan dan tindakan pertolongan pertama sesuai dengan prioritas
(4) Melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu dalam masa persalinan dengan risiko tinggi dan memberikan pertolongan pertama sesuai prioritas
(5) Mengevaluasi hasil asuhan kebidanan dan pertolongan pertama pada ibu dalam masa persalinan dengan risiko tinggi
(6) Membuat rencana tindak lanjut bersama klien dan keluarga
(7) Membuat pencatatan dan pelaporan
d) Memberikan asuhan kebidanan pada ibu dalam masa nifas dengan risiko tinggi dan pertolongan pertama pada kegawatdaruratan yang memerlukan tindakan kolaborasi dengan klien dan keluarga
(1) Mengkaji kebutuhan asuhan kebidanan pada ibu dalam masa nifas dengan risiko tinggi dan keadaan kegawatdaruratan yang memerlukan pertolongan pertama dengan tindakan kolaborasi
(2) Menentukan diagnosa, prognosa dan prioritas sesuai dengan faktor risiko dan keadaan kegawatdaruratan
(3) Menyususn rencana asuhan kebidanan pada ibu dalam masa nifas dengan risiko tinggi dan pertolongan pertama sesuai dengan prioritas
(4) Melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu dalam masa nifas dengan risiko tinggi dan memberikan pertolongan pertama sesuai prioritas
(5) Mengevaluasi hasil asuhan kebidanan dan pertolongan pertama
(6) Membuat rencana tindak lanjut bersama klien dan keluarga
(7) Membuat pencatatan dan pelaporan
e) Memberikan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir dengan risiko tinggi dan yang mengalami komplikasi serta kegawatdaruratan yang memerlukan pertolongan pertama dengan tindakan kolaborasi dengan melibatkan klien dan keluarga
(1) Mengkaji kebutuhan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir dengan risiko tinggi dan keadaan kegawatdaruratan yang memerlukan tindakan kolaborasi
(2) Menentukan diagnosa, prognosa dan prioritas sesuai dengan faktor risiko dan keadaan kegawatdaruratan
(3) Menyususn rencana asuhan kebidanan pada bayi baru lahir dengan risiko tinggi dan memerlukan pertolongan pertama sesuai dengan prioritas
(4) Melaksanakan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir dengan risiko tinggi dan memberikan pertolongan pertama sesuai prioritas
(5) Mengevaluasi hasil asuhan kebidanan dan pertolongan pertama
(6) Membuat rencana tindak lanjut bersama klien dan keluarga
(7) Membuat pencatatan dan pelaporan
f) Memberikan asuhan kebidanan pada balita dengan risiko tinggi dan yang mengalami komplikasi serta kegawatdaruratan yang memerlukan tindakan kolaborasi dengan melibatkan klien dan keluarga
(1) Mengkaji kebutuhan asuhan pada balita dengan risiko tinggi dan keadaan kegawatdaruratan yang memerlukan tindakan kolaborasi
(2) Menentukan diagnosa, prognosa dan prioritas sesuai dengan faktor risiko dan keadaan kegawatdaruratan
(3) Menyusun rencana asuhan kebidanan pada balita dengan risiko tinggi dan memerlukan pertolongan pertama sesuai dengan prioritas
(4) Melaksanakan asuhan kebidanan pada balita dengan risiko tinggi dan memberikan pertolongan pertama sesuai prioritas
(5) Mengevaluasi hasil asuhan kebidanan dan pertolongan pertama
(6) Membuat rencana tindak lanjut bersama klien dan keluarga
(7) Membuat pencatatan dan pelaporan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar